Langsung ke konten utama

Matematika Menjadi Peluang Hidupku

 


Matematika....

Kau telah mengajarkanku tentang peluang hidup

Kau sangat berguna dalam kehidupan yang tak bisa terlepaskan

Kau memberikan kemungkinan yang akan terjadi dalam hidupku

 

Dimana objek terdapat ruang sampel dan titik sampel

Matematika memiliki peluang kejadian saling bebas namun tidak saling mempengaruhi seperti hidup

 

Dimana P(A) = 0 yaitu dua garis yang saling berpotongan pasti sejajar

Setiap makhluk hidup akan mati dimana P(A) = 1

Banyak harapan hidup yang harus dicapai

Seperti frekuensi harapan dimana banyak kejadian hidup yang diharapkan dapat terjadi pada suatu percobaan usaha

 

Permasalahan yang kita hadapi menggunakan cukup banyak kemungkinan

Matematika memberikan peluang yang indah dalam hidupku

Dengan banyak kejadian yang dimaksud dibagi banyak kejadian yang mungkin terjadi

 

Dimana P(B|A) peluang terjadinya kejadian B apabila kejadian A telah terjadi

Dua peristiwa A dan B tidak saling tergantung satu sama lain

Jika ada umur yang terjadi dalam peristiwa A yang cocok dengan unsur yang terjadi di peristiwa B

 

Ada dua buah dadu dilempar 12 kali berapa kali harapan muncul kedua-duanya prima adalah 12 kali

Peluang penentu segalanya

Tak ada peluang jika peluang tidak dihitung

Tak ada matematika jika peluang tidak diketahui

 

Carilah waktu untuk dihitung peluangnya

Sesuai dengan kabutuhan

Sesungguhnya peluang selalu bernilai seperti hidupku

Yang penuh dengan kejadian yang tak terduga

Hingga akhirnya harus dihitung dengan rumus mu....

Kediri, 04 Juni 2022

 

Budi Cahyono


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia Rumah Kita

 "Indonesia Rumah Kita" Karya:  Vicky Auwalinda      Indonesia bukan hanya sebuah nama di peta dunia. Ia adalah denyut nadi yang mengalir dalam tubuh kita, udara yang kita hirup setiap hari, dan tanah yang menjadi tempat berpijak serta beristirahat. Indonesia adalah rumah, tempat kita lahir, tumbuh, belajar, dan bercita-cita. Rumah ini mungkin tidak selalu sempurna. Ada saat-saat ia goyah, diterpa badai perpecahan, bahkan retak oleh ego dan kesalahpahaman. Namun, bukankah rumah sejati adalah tempat di mana kita belajar memperbaiki, bukan meninggalkan? Indonesia adalah rumah yang tidak boleh kita abaikan, karena di sinilah akar dan masa depan kita tertanam.         Di rumah bernama Indonesia, kita menemukan beragam bahasa, budaya, adat, dan agama. Semua itu ibarat perabotan yang berbeda bentuk, warna, dan fungsi, tetapi justru membuat rumah semakin indah dan lengkap. Kita tidak perlu sama untuk bisa bersatu, cukup saling memahami bahwa perbeda...

BERPUISI DENGAN DENDAM

 "BERPUISI DENGAN DENDAM" Karya :Farisna Amalia K Puisi ini bermula pada keheningan malam Saat udara dingin mendekap tubuh lalu terdiam. Hingga, Terbentang sebuah pemikiran mendalam Akan kenangan-kenangan kelam yang di genggam Menyelimuti tubuh dengan tajam, kejam, dan menikam. Mata terpejam tak bergerak Menyempurnakan ribuan potongan kecil di benak Yang terus-menerus mendobrak, bergejolak,  dan memberontak tanpa ampun menyerbu hingga meledak, dan menyeruak. Bibirku kelu untuk mengungkapkan, Hanya perasaan yang mampu untuk mendefinisikan. Ingin ku ulang, Namun, semua hanya angan yang tertahan di pikiran. Sampai pada akhirnya aku disadarkan oleh kenyataan, Semua yang berakhir tak akan pernah terulang, Semua hanya tinggal serpihan yang terkenang, Meninggalkan jejak yang menyesakkan.

Abadi

 Abadi   By : Indy Deciavani Marifatus S Tentang sosok yg tiba tiba datang, menetap, lalu pergi. Aku tidak tau harus memulai cerita ini darimana. Mungkin dari pertama kali kita bertemu ya? kita sebut aja "my first love". Awal perkenalan kita memang singkat. Jujur saja, aku jatuh cinta padamu karna rambutmu yg sangat lucu itu. Entah kenapa setiap kamu berlari, rambut mu bisa seperti "twing - twing" hehe... itulah yg membuat aku tertarik padamu. Aku pikir perasaan ini ngga akan lama, tetapi aku salah.  Semakin hari aku melihatmu, aku semakin jatuh cinta padamu, hingga aku berasumsi bahwa kamu adalah milikku. Tibalah hari dimana pertama kali aku bisa bermain denganmu, hari dimana aku pertama kali merasakan dibonceng sama kamu. Jujur disitu rasanya campur aduk antara senang tetapi juga deg deg an, karna aku belum pernah merasakan hal sekecil ini yg bisa buat aku bahagia, terlebih dari orang yg aku sayang. Dari situ lah kita menjadi semakin dekat, dan tibalah di hari ...