Langsung ke konten utama

Hari Maritim Nasional


 Selain memperingati Hari Kemerdekaan Nasional, pada bulan Agustus juga terdapat peringatan-peringatan lain. Salah satunya tepat tanggal 21 Agustus 2022 diperingati sebagai Hari Maritim Nasional. Mungkin sebagian dari kita masih banyak yang tidak tahu bahwasannya ada, lho peringatan Hari Maritim Nasional. Nahh, mengapa tanggal 21 Agustus diperingati sebagai Hari Maritim Nasional?

Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan Negara kesatuan yang hampir 60 persen dari luas wilayahnya merupakan lautan. Sejarah telah mencatat, tepat empat hari setelah lemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia tepatnya tanggal 21 Agustus 1945 untuk pertama kalinya diperingati sebagai Hari Maritim Nasional.

Di Indonesia terdapat dua versi untuk memperingati Hari Maritim Nasional, yaitu 21 Agustus dan 23 September. Peringatan Hari Maritim Nasional pada 21 Agustus didasari peristiwa pada tanggal 21 Agustus 1945. Saat itu, angkatan laut Indonesia berhasil mengalahkan armada militer laut Jepang yang pada saat itu memiliki peralatan dan persenjataan yang lebih canggih dari Indonesia. Hal ini untuk memperingati armada laut Indonesia yang berhasil mengambil kekuasaan laut Jepang pada 21 Agustus 1945. Kemenangan ini kemudian menjadi dasar peringatan Hari Maritim Nasional pada tanggal 21 Agustus.

Sedangkan penetapan Hari Maritim Nasional pada tanggal 23 September didasari oleh Pemerintah Indonesia yang secara resmi mengatur dan menetapkan Hari Maritim Nasional pada tanggal 23 September yang mengacu pada Surat Keputusan (SK) Nomor 249/1964 melalui Musyawarah Nasional (Munas) Maritim I. Meskipun demikian masih ada beberapa organisasi yang merayakan Hari Maritim Nasional pada 21 Agustus.

Lantas apa yang harus kita lakukan dengan dua versi pendapat tersebut?

Meskipun terdapat dua versi pendapat yang berbeda tentang perayaan Hari Maritim Nasional, yang jelas kapan pun peringatannya, Negara kita akan selalu menjadi Negara maritim. Untuk itu, kita sebagai generasi penerus Bangsa sudah sepantasnya mencintai wilayah laut kitat seperti wilayah darat tempat kita berpijak.

Cara paling mudah merayakan Hari Maritim Nasional adalah dengan menunjukkan rasa cinta kita kepada laut. Bisa dengan mengenal wilayah laut Indonesia dan juga flora fauna yang menghuninya. Kita juga dapat menunjukkan kecintaan pada laut dengan mengunjungi laut dan menjaga kebersihannya.

Hari Maritim nasional ditujukan supaya masyarakat Indonesia sadar potensi besar yang dimiliki oleh Indonesia sebagai Negara maritim. Dengan memperingati Hari Maritim Nasional, berarti juga memperingati segala upaya yang telah dilakukan tentang kemaritiman Indonesia.


Minggu, 21 Agustus 2022



Indah Dwi Rahmawati



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia Rumah Kita

 "Indonesia Rumah Kita" Karya:  Vicky Auwalinda      Indonesia bukan hanya sebuah nama di peta dunia. Ia adalah denyut nadi yang mengalir dalam tubuh kita, udara yang kita hirup setiap hari, dan tanah yang menjadi tempat berpijak serta beristirahat. Indonesia adalah rumah, tempat kita lahir, tumbuh, belajar, dan bercita-cita. Rumah ini mungkin tidak selalu sempurna. Ada saat-saat ia goyah, diterpa badai perpecahan, bahkan retak oleh ego dan kesalahpahaman. Namun, bukankah rumah sejati adalah tempat di mana kita belajar memperbaiki, bukan meninggalkan? Indonesia adalah rumah yang tidak boleh kita abaikan, karena di sinilah akar dan masa depan kita tertanam.         Di rumah bernama Indonesia, kita menemukan beragam bahasa, budaya, adat, dan agama. Semua itu ibarat perabotan yang berbeda bentuk, warna, dan fungsi, tetapi justru membuat rumah semakin indah dan lengkap. Kita tidak perlu sama untuk bisa bersatu, cukup saling memahami bahwa perbeda...

❀CAHAYA YANG MENYELAMI RAHASIA RUANG❀

Pada zaman ketika pikiran manusia masih seperti kabut pagi yang menyelimuti dataran luas, Euclid  muncul sebagai seorang penjelajah yang berani menembus tirai ketidakpastian. Disebut sebagai Bapak Geometri , perjalanannya bukan hanya mengejar angka atau bentuk melainkan mencari tali penghubung antara apa yang terlihat dan apa yang bisa dipahami oleh akal budi. Di lorong-lorong perpustakaan Alexandria yang sejuk, di mana naskah-naskah kuno berbaris seperti pasukan prajurit yang siap bertempur, Euclid duduk menyusun peta jalan bagi ilmu pengetahuan. Ia menghabiskan berbulan-bulan merenungkan karya-karya pendahulunya dari Thales yang pertama kali membuktikan teorema hingga Pythagoras yang menemukan hubungan mistis antara angka dan alam. Ia melihat bahwa matematika dan filsafat bukanlah dua dunia yang terpisah melainkan dua sayap yang membawa manusia ke alam pemikiran yang lebih tinggi. “ Seperti air yang membentuk wadahnya, ” katanya kepada murid-muridnya yang berkumpul di sekitarnya,...

PEREMPUAN: NAFAS HIKMAH DALAM RIUHNYA DUNIA

 "Perempuan: Nafas hikmah dalam riuhnya dunia" Karya: Arrian Ardiansyah Perempuan bukan sekadar ciptaan, ia adalah tanda kasih Tuhan yang hadir dalam bentuk paling lembut—namun paling kuat. Di balik kelembutannya, ada doa yang tak pernah putus. Di balik senyumnya, ada kesabaran yang terus tumbuh. Ia diciptakan dari tulang rusuk, bukan dari kepala untuk dijunjung, bukan dari kaki untuk diinjak, tapi dari sisi yang dekat dengan hati— untuk dicintai, dilindungi, dan dimuliakan. Perempuan adalah hikmah yang hidup. Dalam diamnya, ia mengajarkan makna syukur. Dalam tangisnya, terkandung harapan yang terus dibawa dalam sujud panjang di sepertiga malam. Ia tidak selalu bersuara lantang, tapi kehadirannya mampu menuntun, melembutkan, bahkan menyelamatkan. Kiprahnya membentang dari rumah ke penjuru dunia. Sebagai ibu, ia mendidik peradaban. Sebagai istri, ia menjadi penyejuk dalam badai kehidupan. Sebagai anak, ia membawa cahaya berkah bagi kedua orang tua. Dan sebagai hamba, ia tunduk...