Langsung ke konten utama

Cryptarithm

Sejarah Cryptarithm




oleh : Rocha Wimpy A

Cryptarithm pertama kali muncul di Amerika Serikat pada tahun 1864, meskipun ada bukti yang menunjukkan bahwa jenis teka-teki ini telah ditemukan jauh sebelumnya, terutama di Tiongkok Kuno. Cryptarithm asli dari Tiongkok sebagian besar adalah tipe Hindu. Cryptarithm menjadi viral baru-baru ini setelah muncul dalam acara Clash of Champions yang diselenggarakan oleh Ruangguru pada tahun 2024. Dalam acara tersebut, tim-tim peserta berkompetisi dalam memecahkan teka-teki cryptarithm untuk meraih poin kemenangan. Cryptarithm atau yang biasa disebut sebagai teka-teki aritmatika kripto atau alphametics, adalah permainan di mana angka-angka diganti dengan huruf alfabet. Tujuan dari cryptarithm adalah untuk memecahkan kode tersebut dengan menemukan nilai yang tepat untuk setiap huruf. Setiap huruf dalam persamaan aritmatika Cryptarithm mewakili angka unik dari 0 sampai 9.        

aturan dasar

Ada beberapa aturan dasar yang harus dipatuhi dalam permainan Cryptarithm:

Setiap Huruf Unik: Setiap huruf harus mewakili angka yang berbeda, dari 0 hingga 9. Tidak boleh ada huruf yang mewakili angka yang sama.Tidak Ada Nol Depan: Angka dalam persamaan tidak boleh diawali dengan angka nol (0).

Solusi Unik: Setiap teka-teki Cryptarithm hanya memiliki satu solusi yang benar. Salah satu contoh cryptarithm yang terkenal adalah SEND + MORE = MONEY. Dalam cryptarithm ini, setiap huruf mewakili satu angka yang berbeda. Tujuan dari puzzle ini adalah untuk menemukan angka yang sesuai dengan setiap huruf sehingga penjumlahan SEND + MORE akan menghasilkan angka yang tepat untuk MONEY. Contoh solusi untuk cryptarithm SEND + MORE = MONEY adalah: S = 9 E = 5 N = 6 D = 7 M = 1 O = 0 R = 8 Y = 2D Dengan menggantikan huruf-huruf dengan angka-angka tersebut, penjumlahan SEND + MORE akan menghasilkan angka yang tepat untuk MONEY, yaitu 9567 + 1085 = 10652. Cryptarithm SEND + MORE = MONEY merupakan salah satu contoh cryptarithm yang terkenal dan sering digunakan sebagai tantangan dalam memecahkan teka-teki matematika.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia Rumah Kita

 "Indonesia Rumah Kita" Karya:  Vicky Auwalinda      Indonesia bukan hanya sebuah nama di peta dunia. Ia adalah denyut nadi yang mengalir dalam tubuh kita, udara yang kita hirup setiap hari, dan tanah yang menjadi tempat berpijak serta beristirahat. Indonesia adalah rumah, tempat kita lahir, tumbuh, belajar, dan bercita-cita. Rumah ini mungkin tidak selalu sempurna. Ada saat-saat ia goyah, diterpa badai perpecahan, bahkan retak oleh ego dan kesalahpahaman. Namun, bukankah rumah sejati adalah tempat di mana kita belajar memperbaiki, bukan meninggalkan? Indonesia adalah rumah yang tidak boleh kita abaikan, karena di sinilah akar dan masa depan kita tertanam.         Di rumah bernama Indonesia, kita menemukan beragam bahasa, budaya, adat, dan agama. Semua itu ibarat perabotan yang berbeda bentuk, warna, dan fungsi, tetapi justru membuat rumah semakin indah dan lengkap. Kita tidak perlu sama untuk bisa bersatu, cukup saling memahami bahwa perbeda...

BERPUISI DENGAN DENDAM

 "BERPUISI DENGAN DENDAM" Karya :Farisna Amalia K Puisi ini bermula pada keheningan malam Saat udara dingin mendekap tubuh lalu terdiam. Hingga, Terbentang sebuah pemikiran mendalam Akan kenangan-kenangan kelam yang di genggam Menyelimuti tubuh dengan tajam, kejam, dan menikam. Mata terpejam tak bergerak Menyempurnakan ribuan potongan kecil di benak Yang terus-menerus mendobrak, bergejolak,  dan memberontak tanpa ampun menyerbu hingga meledak, dan menyeruak. Bibirku kelu untuk mengungkapkan, Hanya perasaan yang mampu untuk mendefinisikan. Ingin ku ulang, Namun, semua hanya angan yang tertahan di pikiran. Sampai pada akhirnya aku disadarkan oleh kenyataan, Semua yang berakhir tak akan pernah terulang, Semua hanya tinggal serpihan yang terkenang, Meninggalkan jejak yang menyesakkan.

Abadi

 Abadi   By : Indy Deciavani Marifatus S Tentang sosok yg tiba tiba datang, menetap, lalu pergi. Aku tidak tau harus memulai cerita ini darimana. Mungkin dari pertama kali kita bertemu ya? kita sebut aja "my first love". Awal perkenalan kita memang singkat. Jujur saja, aku jatuh cinta padamu karna rambutmu yg sangat lucu itu. Entah kenapa setiap kamu berlari, rambut mu bisa seperti "twing - twing" hehe... itulah yg membuat aku tertarik padamu. Aku pikir perasaan ini ngga akan lama, tetapi aku salah.  Semakin hari aku melihatmu, aku semakin jatuh cinta padamu, hingga aku berasumsi bahwa kamu adalah milikku. Tibalah hari dimana pertama kali aku bisa bermain denganmu, hari dimana aku pertama kali merasakan dibonceng sama kamu. Jujur disitu rasanya campur aduk antara senang tetapi juga deg deg an, karna aku belum pernah merasakan hal sekecil ini yg bisa buat aku bahagia, terlebih dari orang yg aku sayang. Dari situ lah kita menjadi semakin dekat, dan tibalah di hari ...