Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2025

Ruang Hampa dan Harapan dalam Ekspresi Mahasiswa

Ruang Hampa dan Harapan dalam Ekspresi Mahasiswa   Karya:  Putri Melati Ayu Febrianti Aku pernah merasa ruang di dalam kepalaku kosong.   Bukan karena tak ada yang dipikirkan justru terlalu banyak.   Tugas, ekspektasi, tekanan, dan suara-suara yang tak henti bergema,   tapi tak ada satu pun yang benar-benar mewakili diriku sendiri. Di kampus, semuanya tampak sibuk.   Berjalan cepat dengan mata penuh rencana dan ambisi.   Aku ikut dalam arus itu tersenyum di luar, tapi kadang bingung di dalam.   “Apa aku sudah cukup?”   “Apa semua ini akan menuju ke sesuatu yang berarti?” Di balik buku catatan dan layar laptop yang menyala,   aku menyimpan pertanyaan yang tak sempat terucap:   “Siapa aku dalam sistem ini?” Tapi lalu aku menemukan satu hal kecil.   Sebuah kalimat di buku catatan teman.   Sebuah puisi dari majalah kampus.   Sebuah senyuman dari seseorang ya...

Antara Suara Diri dan Suara Mereka

 "Antara Suara Diri dan Suara Mereka" Karya: Dhelista Ria Lestari           Aku bukan tipe orang yang suka ribut di grup. Aku juga bukan orang yang selalu punya pendapat beda sendiri. Aku tipe yang diam saat diskusi, gampang setuju, dan bilang “oke” meski dalam hati ada keraguan. Dan orang-orang suka itu. Mereka bilang aku fleksibel, enak diajak ke mana aja, gak ribet. Awalnya aku merasa itu pujian. Tapi lama-lama aku sadar, aku gak pernah benar-benar jujur tentang apa yang aku inginkan.           Hal kecil seperti memilih tempat nongkrong aja, aku selalu ikut pilihan mereka. Mereka suka kopi, aku ikut—padahal perutku gak kuat kafein. Mereka suka musik keras, aku ikut—padahal kepalaku nyut-nyutan. Mereka suka nongkrong sampai malam, aku ikut—padahal aku lebih nyaman sendiri di rumah. Tapi aku terus ngikut, karena aku takut. Takut gak dianggap. Takut dibilang beda sendiri. Takut dicap gak asik.       ...