Langsung ke konten utama

Sapa Merah Putih


 Karya : Adinda Nur Fadhilah

Sapa merah putih

Agustus indahnya langit biru

Berkibar bendera di angkasa raya

Berkobar semangat membara

Rakyat Indonesia telah merdeka

 

Sapa merah putih

Pahlawan gugur di medan perang

Bambu runcing senjatanya

Kapten Pattimura bersama pedangnya

Pangeran Diponegoro dengan gerilyanya

Bung Tomo dengan semangatnya

Merdeka !!

 

Sapa merah putih

Jas merah

Jangan lupakan sejarah

17 Agustus 45 menjadi sejarah

Peristiwa Rengasdengklok menjadi saksinya

Ir. Soekarno tak gentar teriak Merdeka !!

 

Sapa merah putih

Merdeka untuk bangsa Indonesia

Sapa merah putih kepada pemuda

Kau telah berbuat apa?

Apakah sudah berjasa?

Jangan hanya diam tak berdaya

Kita sudah merdeka

 

Sapa merah putih

Jika Soekarno memilih pemuda

Beri aku 10 pemuda maka akan kuguncangkan dunia

Pemuda bersatulah dalam 1 visi misi

Tonggak kemerdekaan harus tetap berdiri

Merah putih harus mengudara di angkasa raya

Kata merdeka harus mengaung di penjuru nusantara

Merdeka merdeka !!

 

Sapa merah putih

Pemuda tak boleh kenal kata tumbang

Jangan biarkan kata bebas merdeka hanya tinggal kata

Jangan biarkan kata bebas merdeka tanpa makna

Di pundakmu ada masa depan bangsa

Kau penerus kemerdekaan bangsa wahai pemuda

Semangat merdeka !!

 

Aku pemuda pemudi Indonesia

Aku merdeka !!


Minggu, 14 Agustus 2022


Adinda Nur Fadhilah

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

❀CAHAYA YANG MENYELAMI RAHASIA RUANG❀

Pada zaman ketika pikiran manusia masih seperti kabut pagi yang menyelimuti dataran luas, Euclid  muncul sebagai seorang penjelajah yang berani menembus tirai ketidakpastian. Disebut sebagai Bapak Geometri , perjalanannya bukan hanya mengejar angka atau bentuk melainkan mencari tali penghubung antara apa yang terlihat dan apa yang bisa dipahami oleh akal budi. Di lorong-lorong perpustakaan Alexandria yang sejuk, di mana naskah-naskah kuno berbaris seperti pasukan prajurit yang siap bertempur, Euclid duduk menyusun peta jalan bagi ilmu pengetahuan. Ia menghabiskan berbulan-bulan merenungkan karya-karya pendahulunya dari Thales yang pertama kali membuktikan teorema hingga Pythagoras yang menemukan hubungan mistis antara angka dan alam. Ia melihat bahwa matematika dan filsafat bukanlah dua dunia yang terpisah melainkan dua sayap yang membawa manusia ke alam pemikiran yang lebih tinggi. “ Seperti air yang membentuk wadahnya, ” katanya kepada murid-muridnya yang berkumpul di sekitarnya,...

Indonesia Rumah Kita

 "Indonesia Rumah Kita" Karya:  Vicky Auwalinda      Indonesia bukan hanya sebuah nama di peta dunia. Ia adalah denyut nadi yang mengalir dalam tubuh kita, udara yang kita hirup setiap hari, dan tanah yang menjadi tempat berpijak serta beristirahat. Indonesia adalah rumah, tempat kita lahir, tumbuh, belajar, dan bercita-cita. Rumah ini mungkin tidak selalu sempurna. Ada saat-saat ia goyah, diterpa badai perpecahan, bahkan retak oleh ego dan kesalahpahaman. Namun, bukankah rumah sejati adalah tempat di mana kita belajar memperbaiki, bukan meninggalkan? Indonesia adalah rumah yang tidak boleh kita abaikan, karena di sinilah akar dan masa depan kita tertanam.         Di rumah bernama Indonesia, kita menemukan beragam bahasa, budaya, adat, dan agama. Semua itu ibarat perabotan yang berbeda bentuk, warna, dan fungsi, tetapi justru membuat rumah semakin indah dan lengkap. Kita tidak perlu sama untuk bisa bersatu, cukup saling memahami bahwa perbeda...

JEDA DARI ANGKA

 Jeda Dari Angka By: Nafiatus Salma        Hari-hari kutulis dengan rumus, penuh tanda tambah dan kurung yang tak selalu seimbang. Kadang hasilnya tepat, kadang justru tak bisa kuhitung. Di papan tulis hidup, aku belajar lebih dari sekadar integral dan limit — tentang batas kesabaran, dan luasnya hati yang tak bisa diukur satuan apa pun. Aku lelah, tapi tak ingin berhenti. Aku salah, tapi masih mau mencoba.        Karena hidup tak pernah sesempurna deret geometri, tapi lebih mirip soal cerita yang belum selesai. Maka malam ini, kututup buku catatan dan kubuka diri. Kusimpan angka, kutulis kata. Sebab kadang, yang paling membuat kita bertumbuh bukanlah hasil hitungannya, melainkan jeda yang kita ambil di antaranya