Di kota pelabuhan Pisa, Italia, sekitar abad ke-12, lahirlah seorang anak bernama Leonardo Fibonacci . Nama aslinya adalah Leonardo dari Pisa , namun dunia lebih mengenalnya sebagai Fibonacci. Ia bukan berasal dari keluarga bangsawan atau ilmuwan besar, melainkan dari keluarga pedagang. Ayahnya bekerja di Afrika Utara, tepatnya di Bugia (sekarang Béjaïa, Aljazair), dan di sanalah kehidupan Leonardo muda mulai berubah. Sejak kecil, Fibonacci ikut ayahnya merantau dan berkenalan dengan berbagai budaya serta sistem perhitungan. Saat itu, Eropa masih menggunakan angka Romawi yang rumit. Namun di dunia Arab, Fibonacci menemukan sistem angka Hindu-Arab (0–9) yang jauh lebih sederhana. Ia terpukau karena sistem ini memudahkan perhitungan dalam kehidupan sehari-hari. Rasa ingin tahunya mendorong Fibonacci untuk belajar lebih dalam. Ia menjelajah ke berbagai wilayah seperti Mesir, Suriah, dan Yunani, menyerap ilmu dari para matematikawan. Semua pengalaman itu ia tuangkan dalam buku terkenalnya,...